7 Langkah Mengembangkan Pemimpin Masa Depan

Menyiapkan pemimpin masa depan bagi organisasi adalah salah satu prioritas yang sangat penting. Tugas ini sebenarnya adalah peran dari para pemimpin yang saat ini sedang eksis di dalam organisasinya. Bagaimanakah pemimpin dapat mengembangkan next leader bagi organisasinya? Berikut ini adalah tujuh langkah yang bisa Anda gunakan untuk mengembangkan pemimpin masa depan di organisasi Anda.

Pertama, jadikan pengembangan high potential leader sebagai prioritas Anda. Bila Anda tidak segera memprioritaskan pengembangan orang maka sulit untuk mencetak pemimpin masa depan. Untuk mengembangkan orang butuh energi dan waktu. Tentu berat melakukan itu semua bila kita tidak memprioritaskannya. Banyak pemimpin yang terjebak dalam aktivitas-aktivitas rutin yang tidak ada kaitannya dengan pengembangan orang. Sebenarnya bila kita sudah menjadi pemimpin maka aktivitas kerja pribadi kita hanya 20%, selebihnya yang 80% seharusnya berkaitan dengan orang lain.

Kedua, pilihlah orang terbaik untuk dikembangkan menjadi next leader. Tentu orang yang terbaik yang dapat kita pilih adalah mereka yang punya passion kuat atau punya strong why dalam bekerja dibuktikan dengan kinerja yang juga luar biasa. Memilih orang yang tidak punya passion dalam pekerjaannya akan melelahkan dan sulit. 

Ketiga, kembangkan hubungan yang harmonis bersamanya. Kita tidak bisa mengembangkan orang bila tidak memiliki ikatan hati yang kuat dengan mereka. Sediakanlah waktu untuk mengenal lebih dalam orang yang akan dikembangkan. Dengarkan kisah hidup mereka, gali cita-cita mereka, dan pahamilah karakter-karakter dasar yang mereka miliki. Ini adalah permulaan yang bagus dalam mengembangkan seseorang. Kita tidak akan bisa mengembangkan orang yang tidak kita kenal dengan cukup baik.

Keempat, bantulah ia tanpa syarat. Membantu orang lain berkembang hanya untuk mengambil keuntungan pribadi dari proses itu tidak akan memberikan hasil yang kita harapkan. Hendaknya kita mengembangkan orang dengan niat sederhana yang tulus bahwa kita mendapatkan kepuasan hati dari membuat seseorang berkembang dalam karirnya. Ingat kembali guru-guru yang tulus yang telah hadir dalam hidup kita dan menjadi inspirasi dalam perjalanan hidup kita. Apakah mereka memberikan pengajaran karena menginginkan sesuatu dari kita?

Kelima, biarkan mereka terbang bersama kita. Ajak mereka untuk bekerja bersama. Libatkan mereka dalam pertemuan-pertemuan penting yang Anda lakukan. Selesaikan masalah di lapangan bersama mereka. Biarkan mereka melihat Anda melakukan dengan cara Anda, lalu beri kesempatan kepada mereka untuk melakukannya sendiri. Anda lakukan mereka lihat, Anda lakukan mereka bantu, mereka lakukan Anda bantu, dan mereka lakukan Anda cukup lihat saja.

Keenam, berikan ia support-tools untuk belajar. Berikan sarana-sarana belajar yang mungkin mereka butuhkan untuk berkembang. Anda sendiri harus menjadi pementor utama bagi mereka. Lalu kirim juga mereka ke berbagai pelatihan atau seminar. Sediakan juga buku atau DVD yang bisa mereka pelajari atau akses untuk mengikuti sejumlah video dan pembelajaran online. Calon pemimpin potensial banyak membutuhkan insight yang berharga dalam perjalanan mereka menjadi orang yang luar biasa.

Ketujuh, bersabarlah sampai mereka bisa terbang. Pilot senior tidak akan meninggalkan pilot junior sampai mereka bisa terbang sendiri. Meninggalkan orang yang belum bisa dilepas untuk terbang sendiri sama saja dengan membiarkan mereka menghadapi tantangan kepemimpinan dalam keadaan tidak siap. Banyak hal yang bisa membuat seorang pemimpin jatuh. Bila kita telah menyiapkan mental dan jiwa mereka dengan maksimal, tentu mereka lebih siap menghadapi kondisi apapun.

Mengembangkan pemimpin masa depan memang bukan perkara mudah. Kita bisa melakukannya bila punya tujuan kuat yang membuat kita pantang surut ke belakang. Percayalah bahwa salah satu suka cita terbesar dalam hidup itu adalah saat orang yang kita kembangkan benar-benar bisa menjadi seseorang yang bisa meneruskan tongkat estafet kepemimpinan kita. Selamat mengembangkan pemimpin masa depan bagi organisasi Anda. (Bambang Triyawan)

Administrator

  04 Jan 2022

Kontak Kami